CALLOUSED
merilis single kedua mereka, "Triennium Curse", yang sekarang sudah tersedia
di berbagai platform musik digital. Lagu ini mengajak para pendengarnya untuk terjun
dan merasakan bagaimana terjebak selama tiga tahun dalam penderitaan dan kehancuran
, they call it “A curse that tests the boundaries of our humanity.”
Di
"Triennium Curse", CALLOUSED membahas realita pahit yang banyak
dirasakan orang lain, dari perubahan besar sampai ketidakpastian seiring waktu
yang merusak segala apapun di dalamnya. Lewat lirik “Late twenty nine-teen,
intrusive years onset”, mereka menunjukan tahun-tahun kelam yang penuh dengan
tekanan dan permusuhan dari waktu yang berjalan. Lagu ini membawa vibe
perubahan yang cepat dan tidak tertahan, mendorong kita ke titik terendah di
mana kebencian, kesedihan, dan keraguan memakan jiwa kita.
Lirik “Doomed mortality, massive
loss, crumbling state” dan “Screaming in disgrace, towards inhumane race”
menunjukan luka batin dan frustasi yang mendalam, juga ketidakadilan dari
mengungkit arti kemanusiaan di tengah kegelapan dunia yang tenggelam dalam
keserakahan.
Dari segi musik, CALLOUSED
menunjukan atmosfer yang gelap di lagu "Triennium Curse" dengan
Gabungan instrumen Gitar dengan Riff tegas, Frekuensi Low Bass, Drum yang penuh
dengan pola agresif, juga Vokal yang penuh amarah dari liriknya, Seakan-akan mereka
ingin menunjukan sebuah perjuangan dengan gejolak batin yang intens. Dari lagu ini
CALLOUSED tidak hanya memberikan progresi yang tertata akan tetapi memberikan pengalaman
yang tidak terikat oleh perputaran dunia.


