Kahlo Merilis Single ”Biru” Jelang Album Perdana

0



“Biru” Lahir dari keresahan tentang bagaimana chaos selalu punya cara buat mampir ke hidup kita,  bisa lewat timeline yang isinya adu argumen tiap hari, obrolan tongkrongan yang mendadak panas  cuma gara-gara beda selera dan pilihan, atau hal-hal kecil yang sebenarnya bisa berhenti kalau kita  mau diem lima detik dan mencoba mengerti sudut pandang orang lain. Sebuah lagu yang basically  lahir dari pengamatan paling sederhana yaitu manusia makin susah saling mengerti dan entah sejak  kapan perbedaan jadi alasan buat saling benci. 

Tapi “Biru” bukan sekedar igauan di siang bolong, Kahlo justru datang dengan nada yang jauh lebih  jujur. They admit they’re confused too. They struggle to understand people and sometimes people  misunderstand them too. It’s messy & that’s exactly why “Biru” feels personal. Alih-alih putus asa,  “Biru” justru menyelipkan optimisme yang nyata dan bikin kita sadar bahwa pasti selalu ada momen  kecil, ketika dua kepala yang berbeda akhirnya nyambung juga. Andai saja hal itu bisa terjadi lebih  sering mungkin dunia ini bisa sedikit lebih tenang. 


Secara musik “Biru” menandai pergeseran Kahlo ke ranah indie rock yang lebih direct dan upfront.  Bukan berarti mereka menanggalkan shoegaze, namun genre itu tetap muncul sebagai lapisan tipis  yang memberi kedalaman pada sound mereka. 

At the end of the day, “Biru” bakal menemukan maknanya sendiri melalui cara kita masing-masing saat  merasakannya, it’s all on you. Ini semacam invitation buat melihat dunia sedikit lebih slow, sedikit lebih  kind, dan sedikit lebih Biru

Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)