Duo alternative rock asal Bandung, Scratches, resmi merilis EP perdana mereka bertajuk The Streets That Bleed. Lima trek di dalamnya bergerak seperti memori yang saling menyambung—menyimpan, menekan, lalu perlahan membiarkan luka itu berbicara.
EP ini memuat lima lagu: “Bleed,” “Flooded by the Blood,” “See,” “Eigengrau,” dan “Dreams.” Seluruh komposisi digarap oleh Ray Agung Achilles dan Gelar Anugrah, dengan lirik ditulis oleh Ray. Narasi The Streets That Bleed dibuka oleh “Bleed,” single tahun 2023 yang menjadi titik awal EP ini. “Flooded by the Blood” kemudian menggeser energi EP ini dengan mood yang lebih ringan. “See,” yang dirilis pada Oktober 2025, berdiri sebagai poros kesadaran: tentang cara manusia menilai dan dinilai, serta jarak antara apa yang tampak dan yang sebenarnya dirasakan.
Di paruh akhir, “Eigengrau” membawa pendengar ke ruang abu-abu yang sunyi, sebuah jeda kontemplatif sebelum “Dreams” menutup EP ini dengan nada yang lebih lembut, nyaris rapuh, namun meninggalkan kesan yang akan menetap lama. Lagu penutup ini tidak menawarkan resolusi, melainkan kejujuran bahwa tidak semua luka perlu disembuhkan untuk bisa diceritakan.
Secara musikal, Scratches tetap berpijak pada alternative-rock yang emosional dan dinamis, namun dalam EP ini mereka terdengar lebih percaya diri membiarkan lirik, tekstur, dan nuansa dari lagu bekerja sebagai bahasa utama. The Streets That Bleed menandai momen ketika Scratches berhenti menahan diri dan memilih untuk menyelam sepenuhnya ke dalam dunia yang mereka bangun sendiri.
Dirilis secara digital pada 28 November 2025, EP ini didistribusikan oleh Coexist Music dan dikelola hak ciptanya oleh 9IANT Music & Publishing.
EP The Streets That Bleed kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital.


