Dikenal dengan lagu-lagu reflektif yang membahas tentang permasalahan mental, Duo band asal Tangerang Selatan, Tape Argument hadirkan single baru “Putus Asa”. Lagu ini menghadirkan kejujuran dalam menghadapi kegagalan dan kekecewaan hidup. Berasal dari frustasi pribadi personil Tape Argument, lagu ini bukan hanya tentang kegagalan, tapi tentang menerima setiap luka dengan hati terbuka, tetap bertahan, dan menemukan kebahagiaan di dalam ketidaksempurnaan.
Dikutip dari penggalan lirik lagu ini, “karena semua sial ada masanya, dirimu akan baik-baik saja”. Tape Argument percaya bahwa sakit dari keputusasaan hanya bersifat sementara. Nyatanya, sudah ada banyak bagian sial dalam hidup yang sudah dilewati dan selalu tersisip hal menyenangkan di sela-sela kesedihan itu. Alur lagu yang dibuka dengan konflik keputusasaan dan diakhiri dengan pengingat untuk tetap bertahan dalam kesulitan, lagu ini dibawakan dengan nuansa dark-energetic namun tetap hangat bagi pendengarnya. Besar harapan Tape Argument, lagu ini bisa menjadi penyembuh luka bagi yang butuh.
Di produksi sendiri di dapur rekaman mereka, Roomasaya Record. Single ini akhirnya dinyatakan siap menemani teman pendengar Tape Argument di seluruh platform digital seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan lainnya. Terakhir, untuk siapa pun yang sedang merasa lelah dan ingin berhenti — semoga lagu “Putus Asa” bisa menjadi ruang aman untuk merasa, dan bertahan.
Tentang Tape Argument
Tape Argument adalah duo band asal Rempoa, Tangerang Selatan, dengan genre “Pop Alternative” yang beranggotakan Prayoga dan Tari (gitar dan vokal). Terbentuk tanpa disengaja pada 2019, keduanya sudah berteman sejak kecil dan disatukan oleh satu hal yang sama: selera musik yang seirama. Kesamaan selera musik ini memudahkan mereka dalam merangkai lagu-lagu orisinil yang tak sekedar menjadi lagu, tapi juga tersampaikan ke hati pendengar yang mungkin pernah mengalami cerita di balik lagu mereka. Ada harapan sederhana: Tape Argument dapat menjadi teman para pendengar melalui pesan dari setiap lagunya.


