Album Perdana Cassette Tape, Kejujuran Dibalut Pendewasaan

0

 



Saat perasaan ingin berpisah muncul, bermusik tak kunjung berbuah, serta umur yang terus bertambah, Cassette Tape merangkum pengalaman mereka dalam debut album bertajuk Records 2 Relate 2. Album ini menghadirkan kisah yang dituangkan saat seluruh personel – Farrel Cahyono, Joe Pramudio, Sarah Azka – menginjak umur 22. Records 2 Relate 2 menjadi tonggak penting dalam karier band ini, menandai album perdana mereka setelah sebelumnya merilis EP pertama, Here’s Something You Might Wanna Listen, pada tahun 2020, serta beberapa single yang mengikuti di tahun-tahun berikutnya


Berbicara soal musikalitas, album Records 2 Relate 2 menjadi fase eksploratif Cassette Tape yang mencerminkan usia 22 yang penuh ketidakpastian. Di album ini, mereka bebas mencoba berbagai genre sambil bersenang-senang, dari pop rock, electro pop, hingga bossa nova, yang menangkap emosi rapuh mereka namun tetap dibalut warna ceria, sekaligus menjadi gambaran pencarian diri para personel. Dari sisi lirik, Cassette Tape tetap menghadirkan nuansa muda, imajinatif, dan penuh harapan. Meskipun album ini terasa sangat personal, Cassette Tape mengharapkan para pendengar tetap bisa merasakan apa yang mereka rasakan dengan cara mereka masing-masing. Para Tapeheads — julukan bagi para penggemar Cassette Tape — pun masih bisa menemukan gaya bedroom pop khas mereka di album ini.


“Di usia 22, yang kami cari adalah diri kami sendiri baik sebagai individu maupun secara kolektif sebagai sebuah band saat menulis album ini,” ujar Cassette Tape. “Masih banyak hal tentang diri kami yang belum sepenuhnya kami pahami, dan memilih untuk jujur terasa sebagai cara terbaik untuk berdamai dengan ketidaktahuan itu lewat karya kami.”

Album ini lahir dari momen krusial dalam perjalanan Cassette Tape, dimana Azka sang vokalis sempat ingin berpisah dari band. Hal tersebut menjadi dorongan untuk mengabadikan kebersamaan dan kenangan satu sama lain antara Farrel, Joe, dan Azka. Alih-alih menjadi akhir, Records 2 Relate 2 justru menjadi titik balik bagi ketiganya, sekaligus membuktikan bahwa sebuah fase rapuh dapat membentuk fondasi baru yang lebih kuat.

Perubahan besar dalam dinamika Cassette Tape serta cara pandang masing-masing personel menjadi cikal bakal lahirnya Records 2 Relate 2. Oleh karena itu, arah album ini terbentuk secara organik melalui proses saling memahami dan bertumbuh bersama, bukan dari konsep yang kaku.


“Perubahan terbesar bagi kami ada pada dinamika sebagai band, serta cara kami memandang diri sendiri dan satu sama lain. Proses pengerjaan album ini menjadi ruang belajar yang membuat kami tumbuh, baik sebagai individu maupun sebagai satu kesatuan,” pungkas Cassette Tape. “Kami berusaha tetap autentik, menjadi diri sendiri tanpa meniru siapa pun, baik dari sisi suara, cerita, maupun emosi yang kami sampaikan.”


Records 2 Relate 2 merupakan paket lengkap dalam diskografi Cassette Tape, berisi 10 lagu tanpa interlude maupun basa-basi. Enam diantaranya sudah dirilis sebagai single, sementara empat lagu lainnya sempat diperdengarkan dalam event Live Album Experience. Untuk perilisan album ini, Cassette Tape memilih “Go Getter” untuk jadi focus track mereka – lagu pop rock berdurasi hampir empat menit yang enerjik dan menjadi representasi paling ringkas dari keseluruhan suara mereka di album ini.


Selain “Go Getter” yang menjadi focus track, Tapeheads dan pendengar musik lainnya juga bisa menikmati lagu-lagu lain di album ini. “Spring Season” menghadirkan alunan indah yang memadukan pop dan bossa nova, seakan mengajak untuk berdansa, sementara “Dear Diary” menyajikan sisi eksploratif Cassette Tape dengan memasukkan sentuhan pop punk era 2000-an, tak lupa ciri khas pop alternatif lewat tembang “Malromance” dan “Dream Girl” yang terdengar ceria dan  fun.


Selayaknya kebanyakan musisi yang meletakkan lagu pamungkas mereka sebagai penutup album, Cassette Tape memilih “Self Talk (Demo draft‘22)” karena ingin menutup Records 2 Relate 2 dengan membuka sisi paling jujur dan rentan dalam diri para personel. Lagu ini menggambarkan isi kepala mereka di umur 22 yang kerap diliputi keraguan terhadap diri sendiri, tentang bagaimana dan mengapa mereka harus tetap melangkah maju.


Melalui album Records 2 Relate 2, Cassette Tape menghadirkan ruang bagi pendengar dan Tapeheads untuk memaknai hidup dengan cara masing-masing, sembari membawa energi positif dan rasa syukur atas perjalanan yang telah dilewati. Album perdana ini pun menandai langkah berani – leap of faith Cassette Tape dalam fase selanjutnya.


 




Album Records 2 Relate 2 oleh Cassette Tape sudah bisa didengarkan di semua digital streaming platform (DSP) per tanggal 23 Januari 2026 pukul 00.00 WIB.


Tentang Cassette Tape (IG @cassettetape_)

Cassette Tape adalah trio pop alternatif yang terdiri dari Sarah Azka (vokal), Farrel Cahyono (bass), dan Joe Pramudio (gitar). Sejak merilis EP debut mereka pada tahun 2020 bertajuk “Here’s Something You Might Wanna Listen”, Cassette Tape telah mendapatkan basis pendengar setia dan tampil di berbagai panggung musik.

Setelah menjalani masa hiatus dan mengalami perubahan formasi, Cassette Tape kembali dengan single “Counting Chances”, “Mr. Streetboy”, “Dream Girl”, “Text Me (When It's Over)”, “Newsflash”, dan “Dear Diary” yang menghadirkan pembukaan ruang pribadi kepada orang lain dengan cara yang penuh keceriaan.

Cassette Tape merilis album debut mereka “Records 2 Relate 2” yang berisi 10 lagu seputar cinta dan kehidupan, semuanya ditulis pada usia 22 tahun, dan dibentuk dari segala proses yang membawa mereka sampai ke titik ini


Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)