Langkah Ketiga Sodo Lanang: “White Walls” dan Realita yang Tak Terhindarkan

0

 



Mengawali tahun 2026, Sodo Lanang, seorang musisi dari banyuwangi mengumumkan perilisan single ke 3 yang berjudul “White Walls”. Single terbarunya ini membawa sebuah cerita tentang kehilangan yang selalu jadi ketakutan dan realita kehidupan semua orang. Cerita yang mungkin hampir semua orang miliki. 

Setelah merilis single sebelumnya yang berbahasa Indonesia, kini Sodo merilis single terbarunya dengan bahasa Inggris, bukan tanpa alasan, ia menilai penggunaan Bahasa inggris ini lebih bisa menjembatani perasaan pada lirik lagu “White Walls”.

“White Walls” lahir sebagai pertanyaan yang kerap kita renungkan selama kita hidup, mengapa harus ada akhir dari sebuah awal, mengapa harus ada perpisahan dari sebuah pertemuan, semua kebingungan itu terlukis dalam lirik lagu ini, “Talk to me now, why the young needs to die”, potongan lirik yang menyayat hati orang yang pernah merasakan kehilangan sosok yang amat sangat dicinta dan disayang, baik teman, kekasih, atau keluarga. Secara artistik, lagu ini kental dengan sentuhan “Choir” (Paduan Suara), terutama pada bagian chorus, “White Walls, can you hear me now?”, hal ini juga bukan tanpa alasan, Sodo ingin menggambarkan banyaknya orang yang merasakan tidak adilnya dunia terhadap kehidupan itu sendiri, rasa sakit di hati yang mungkin tak dapat sembuh karena kehilangan, namun kembali pada kenyataan bahwa kematian tak dapat dihindari dan mungkin akan menjadi pelajaran terbaik bagi kita yang masih hidup untuk selalu menghargai hidup itu sendiri.

Proses produksi single ini secara penuh dikerjakan sendiri oleh Sodo, baik sebagai produser, songwriter, composer, serta arranger itu sendiri. Perekaman instrumentasi serta vocal juga dilakukan secara mandiri, dibantu oleh Dicky Yudha sebagai mixing & mastering engineer nya. “White Walls” menjadi lebih personal bagi Sodo karena semua cerita yang tertuang adalah pengalaman pribadi, semua instrumentasi dan scene yang ada dalam lagu ini, disusun secara detail penuh makna, seperti degup jantung, suara derasnya hujan, semua ada bukan tanpa alasan. “Saya merasa agak sedikit bermanuver pada proses perilisan karya saya ini, dimana yang sebelumnya saya lebih berapi-api dalam “ANARKI”, dalam sekejap, lahirlah “White Walls” dengan tema yang kontras dengan karya saya sebelumnya, yang secara spontan tercipta karena situasi dan kondisi yang sedang saya alami belakangan ini, lagu ini bukan hanya rilisan semata, namun surat cinta dari saya untuk anggota keluarga terkasih yang telah tiada.” ujar Sodo.

Rilisan resmi audio dari lagu “White Walls” tersedia di semua platform digital mulai tanggal 26 Januari 2026, diikuti dengan official lyric video yang rilis di platform Youtube pada tanggal 27 Januari 2026, update terkait detail perilisan dan lain sebagainya dibagikan melalui media sosial Sodo @sodolanang1 (Instagram).

Artwork merupakan desain grafis dari Muhammad Sirojuddin.


Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)