MERYL: Cara ON LEAVE Merangkum Kegelisahan Di Usia 20-an

0

 


ON LEAVE hadir di tengah keseharian dengan berbagai hal yang menyedihkan,  menyenangkan, pahit, bahkan manis yang dijalani sekumpulan pemuda di penghujung usia 20- an. Upaya menjaga kewarasan tersebut diwujudkan melalui proses menulis dan bergumam  gembira, hingga lahirlah extended play (EP) empat track bertajuk “MERYL.” 

MERYL telah dirilis di seluruh digital streaming platform pada 30 Januari 2026. Mini album  berdurasi ±13 menit ini berisi empat lagu:  

1. Crawl 

2. Repetisi 

3. Mr. Stolid 

4. Mundane Hunter 

Single “Crawl” telah lebih dulu dirilis pada 9 Januari 2026 sebagai pembuka sekaligus  perkenalan menuju mini album MERYL.  

ON LEAVE berangkat dari rasa jenuh dan tekanan yang mereka sebut sebagai quarter-life  crisis. Unit musik ini dibentuk pada 2022 oleh Anjar (vokal/gitar), Frian (drum), dan Rizal (bass), sebelum akhirnya pada awal 2025 bergabung Putra (gitar), yang membawa tekstur serta  dinamika baru di momen krusial perjalanan band.  

MERYL merupakan anagram dari Mesmerizing Reality. EP ini mencoba menangkap  keseluruhan rasa tekanan, kegelisahan, kehilangan, serta realitas yang terasa menghipnotis di  usia akhir 20-an. Proses penulisan dimulai sejak 2023, sempat terhenti, lalu dilanjutkan kembali  dengan pendekatan yang lebih lepas hingga akhirnya terkumpul empat lagu yang  merepresentasikan fase tersebut.  

Instrumen dalam mini album ini direkam secara live di Studio Qu Labs (Semarang),  sementara sesi vokal direkam secara mandiri. Proses mixing dan mastering dikerjakan oleh  Irvan Naba di Inside The Whale Labs. Artwork MERYL digarap oleh Jaki (Jek), ilustrator  asal Semarang, yang dipercaya merepresentasikan mini album melalui karakternya.  


Mini album ini bukan sekadar gambaran awal dari apa yang akan datang, ini adalah proses  sebuah band yang sedang bergerak. Mini album ini menangkap On Leave dalam proses  menemukan jati diri mereka dalam bereksperimen, membentuk ulang, dan menyempurnakan  suara mereka secara langsung. Bagi mereka, musik bukanlah tujuan akhir, melainkan proses  eksplorasi yang berkelanjutan.


Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)