Decemberism kembali menandai fase baru perjalanan mereka lewat single terbaru bertajuk “A Summer Bluer” yang resmi dirilis secara digital pada 17 April 2026 melalui Haum Entertainment. Decemberism merupakan unit asal Sidoarjo, sebuah kabupaten satelit di selatan Surabaya. Saat ini, band ini dijalankan oleh dua personel, yakni Lambang Akbar Ramadhan pada gitar serta Abiezar Akbar Pramestio pada vokal dan gitar. Rilisan ini juga menandakan bergabungnya Decemberism sebagai roster Haum Entertainment.
Lagu ini hadir sebagai refleksi melankolis tentang perpisahan, perpindahan, serta proses berdamai dengan kenangan. Lagu ini dibalut atmosfer hangat yang justru menyimpan kesedihan, seperti musim panas yang tak sepenuhnya cerah. Ditulis dan dikomposisi oleh Lambang Akbar Ramadhan, “A Summer Bluer” membangun lanskap emosional melalui perumpamaan yang kuat berupa hujan di antara musim, laut yang luas, hingga momen sunyi saat seseorang menatap ke luar jendela sambil memproses kehilangan. Frasa “a summer bluer than the surface of the sea” menjadi metafora utama, menandai kedalaman emosi yang melampaui sekadar kesedihan.
“Single ini, secara garis besar kami definisikan sebagai suatu musim panas yang lebih ‘biru’ dari biasanya, di mana biru sering dihubungkan dengan perasaan yang dalam, kesetiaan, komitmen, dan sendu,” tutur Lambang.
Lagu ini juga berbicara tentang proses berpindah dan melanjutkan hidup ke fase berikutnya. Ada kesadaran bahwa meninggalkan sesuatu bukanlah hal mudah, namun tetap menjadi bagian penting dari pertumbuhan personal. Nuansa sinematik dalam penulisan liriknya turut dipengaruhi oleh film-film Jepang yang kontemplatif.
“Basically ini lagu sederhana tentang berpindah dan melanjutkan hidup ke fase-fase selanjutnya. Mungkin memang berat awalnya untuk meninggalkan keadaan dan kondisi tertentu, tetapi apapun yang terjadi, setelah melalui segalanya, baik secara romantis atau tidak, kita tetap harus melangkah ke depan sambil mensyukuri apapun yang sudah diperoleh sebelumnya. Sewaktu menulis ini saya banyak terinspirasi film-film Jepang karya Iwai Shunji, Miki Takahiro, Koreeda Hirokazu, dan lainnya,” ujar Lambang.


