"It Must Be Nice" yang akan dirilis 19 Maret 2026 dirujukan sebagai bentuk kekecewaan yang cukup dalam, dikarenakan setiap hati manusia yang memiliki ego tinggi, lebih berpihak ke arah ego tinggi itu sendiri, dan menjadikan segala kelurusan menjadi tak terarah dan menjadikan sebuah penyesalan yang tak seharusnya tercipta.
lagu dalam EP ini mengandung segala aspek kelalaian dan ketidak-pentingan hal negatif yang di lakukan dengan dalih "hidup hanya satu kali" hingga sebuah perasaan ingin tau jalur tak berujung, menjadi kehilangan arah dan kegelisahan.
Berawal dari kampus Telkom University Purwokerto, Raga memulai perjalanan musiknya. Langkah awal dimulai saat ia mengajak Yurico untuk membentuk proyek band hardcore. Tak lama, Sheva adik tingkat Raga di jurusan DKV bergabung untuk meracik musik dengan sentuhan eksentrik.
Setelah melengkapi posisi basis dengan seorang kawan, formasi awal pun terbentuk: Raga dan Sheva pada gitar, Yurico pada drum, serta Yudho pada bass.
Namun, dinamika terjadi. Yudho memutuskan mundur, membuat Raga berpindah posisi menjadi bassis. Di tengah proses kreatif menciptakan lagu, lahirlah nama Tsupablo. Nama ini terinspirasi dari ketertarikan Raga pada serial kriminal, ia melihat sisi baik dari tokoh eksentrik Pablo Escobar, lalu memadukannya dengan frasa Jawa "Su" (yang berarti baik).
Upaya pencarian vokalis sempat membawa Aren masuk ke radar mereka, sebelum akhirnya berlabuh pada Deva (alias Kemprong), rekan kerja Raga di sebuah coffee shop. Kehadiran Deva memberikan nyawa pada lirik di setiap aransemen. Terakhir, Deva mengajak Edo untuk mengisi posisi bassis permanen. Meski berlatar belakang musik reggae, Edo melengkapi kepingan terakhir Tsupablo. Kini, Tsupablo berdiri kokoh sebagai eksperimen musik hardcore yang lahir dari keberagaman: harmoni eksentrik black metal Raga, romantisme shoegaze milik Sheva, ketukan death metal Yurico, ritme reggae Edo, serta ketegasan lirik hardcore dari Deva.
Mereka ingin mempersembahkan kepada teman-teman sekalian, experience mendengarkan music hardcore yang mempunyai beberapa elemen cross subgenre, yang kami kemas dengan kesan yang cerah, kompleks, serta eksploratif, dan semoga teman-teman sekalian enjoy dan dapat mudah menikmati dengan warna baru di music hardcore.


